BEBERAPA KOLEKSI BERSEJARAH YANG ADA DI MUSEUM FATAHILLAH JAKARTA, INI DIA

BEBERAPA KOLEKSI BERSEJARAH YANG ADA DI MUSEUM FATAHILLAH JAKARTA, INI DIA

Apakah kamu belum pernah mengunjungi museum fatahillah yang berada di Jakarta? Tidak memiliki waktu atau memang jauh dari tempat kediaman kamu?  Tidak usah khawatir, karena kamu akan mengetahui koleksi bersejarah yang dimiliki oleh Museum Fatahillah yang ada di ibu kota Indonesia ini. Membahas dan mengetahui tentang sejarah Indonesia adalah hal yang sangat menyenangkan dan menarik untuk diikuti. Umur dari museum ini sendiri sudah sangat tua, tetapi saat zaman dahulu itu masih belum digunakan atau di alih fungsikan menjadi museum seperti sekarang. Zaman dulu itu ketika didirika tahun 1707 dan selesai di tahun 1712 ini, dipergunakan untuk Balai Kota Batavia atau Stadhuis van Batavia. Pembangunan ini diperintahkan oleh Gubernur saat itu Jenderal Joan van Hoorn.

Memiliki bentuk bangunan yang diserupakan dengan Istana Dam yang berada di Amsterdam. Di dalam bangunan ini terdapat ruangan yang digunakan sebagai penjara, letaknya berada di ruangan bawah tananya. Selain penjara juga ada ruang pengadilan, yang diperuntukan ketika masa penjajahan kala itu. Setelah itu dialih fungsikan sebagai museum yang memiliki koleksi barang sampai dengan 23.500. Jumlah tersebut memiliki dua jenis ada yang memang barang asli dan juga barang  tiruan. Konsep yang dimiliki oleh museum satu ini, dibagi dalam bentuk beberapa ruang untuk penyimpanan koleksinya. Sehingga kamu tidak akan kebingungan saat sedang berkunjung ke dalam, karena memang sudah ditata sedemikian rupa. Apa saja koleksi yang dimilikinya, ini dia beberapa koleksi yang dimiliki oleh Museum Fatahillah.

1.Masa Prasejarah di Indonesia

BEBERAPA KOLEKSI BERSEJARAH YANG ADA DI MUSEUM FATAHILLAH JAKARTA, INI DIA

Ketika masa ini terdapat koleksi benda – benda yang masih sangat berbau alam. Benda – benda ini menjadi saksi bisu, bahwa Indonesia mengalamni masa prasejarah ini. Memang bendanya itu bukanlah yang bagaimana, hanya benda yang sederhana tetapi mengandung nilai sejarah yang dalam.

Barang – barang yang ditemukan tersebut seperti peralatan batu, peralatan logam, gerabah, sampai dengan perhiasan. Peninggalan artefak kuno ini ditemukan dari pencarian serta penggalian yang sudah dilakukan di beberapa titik, yaitu daerah tepi sungai Ciliwung, Kelapa Dua, Bukit  Kucong. Selain itu terdapat alat – alat ketika zaman batu berupa bilah, beliung persegi, batu asahan dan masih ada lagi yang lainnya. Untuk yang berbahan logam ada kapak perunggu juga cetakan perunggu.

2.Masa Klasik

Masa Klasik

Masuk ke masa klasik, dimana masa ini tentunya sudah mengalami perkembangan dari masa prasejarah. Manusia sudah mulai mengetahui tulisan dan mulai mempelajarinya. Tulis menulis dibawa oleh negara India ke Indonesia, datang saat abad ke lima masehi yang turut memperkenalnya agama Hindu serta Budha. Ketika itu abad 16 masehi abad dimana Majapahit jatuh, dan islam pun mulai menyebar di negara Indonesia.

Adanya masa klasik dibuktikan dari barang sejarah yang ditemukan yaitu prasasti. Terdapat beberapa prasasti dan juga patung yang menjadi bukti bisu sejarah ketika masa klasik, yaitu prasasti ciaruten, prasasti tugu, serta tugu padrao.

3.Masa Islam

Masa Islam

Disini masuk ke masa – masa agama islam, dimana Sunda Kelapa satu kesatuan dengan Kerajaan Sunda dan Portugis yang diambil oleh Pasukan Muslim yang merupakan persatuan dari Demak juga Cirebon, pemimpin yang memimpinnya adalah Fatahillah. Direbut ketika tanggal 22 Juni 1527, yang menjadi tanggal jadi ibu kota Jakarta.

Peninggalan ketika masa islam itu adalah bangunan masjid – masjid tua, yaitu masjid angke, masjid Marunda, Masjid Luar Batang. Juga peninggalan nisan kubur, alat – alat ibadah dan yang lainnya.

Itulah koleksi yang dimiliki oleh Museum Fatahillah berdasarkan periodenya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *