Benda Bersejarah yang Ditemukan di Bekasi

Benda sejarah merupakan salah satu benda hasil daripada peninggalan sejarah yang memiliki peran penting dalam sebuah history yang terjadi di masa lalu. Oleh sebab itu, tidak sedikit benda sejarah yang ditemukan akan diletakkan di museum. Hal ini berfungsi untuk melestarikan budaya agar seluruh orang dapat melihat, mempelajari, serta mengetahui sebuah kejadian yang terjadi di masa lampau. Indonesia sendiri merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki cukup banyak kisah budaya atau historis penting yang terjadi di masa lampau.

Baru-baru ini telah ditemukan sebuah benda sejarah yang ada di Stasiun Bekasi yang diduga nerupakan salah satu bangunan sistem drainase peninggalan jaman Belanda. Dimana Indonesia pernah dijajah oleh Belanda saat masa lalu sebelum Indonesia merdeka. Benda ini ditemukan di Stasiun Bekasi yang diduga menjadi sebuah bangunan sistem drainase peninggalan jaman Belanda. Hal ini dikatakan oleh sejarawan Bekasi, yaitu Ali Anwar yang merupakan ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kota Bekasi.

Dimana Ali telah mengatakan kepada pihaknya bersama dengan Tim Ahli Cagar Budaya Kota Bekasi yang sudah melihat langsung temuan benda yang ada di lokasi proyek revitalisasi Stasiun Bekasi. Benda ini sendiri ditemukan di dalam galian pondasi proyek revitalisasi yang berbentuk susunan batu bata dengan struktur yang melingkar.

Dimana bangunan ini merupakan sistem drainase peninggalan jaman Belanda yang saat pertama mendirikan infrastruktur transportasi kereta api. Pada hari Rabu, 12 Agustus 2020 telah terdapat dugaan bisa jadi gorong-gorong air yang di tahun 1980-an, saya masih melihat saluran air dari stasiun menuju Kali Bekasi ucap Ali. Ali juga telah menjelaskan bahwa Stasiun Bekasi merupakan salah satu stasiun lama peninggalan jaman kolonian Belanda pada saat itu.

Pembangunannya sendiri sudah ada sejak tahun 1881 saat Belanda ingin mempermudah akses pengangkutan barang yang ada di wilayah Jawa khususnya di wilayah Batavia dan sekitarnya. Ia juga telah mengatakan bahwa “Kelanjutan dari pembangunan rel kereta api yang ada dari Beos Kota (Stasiun Kota) hingga ke Manggarai, Jatinegara, Bekasi, Tambun, Cikarang, Lemah Abang hingga Kedung Gede perbasan dengan Karawang,” ucapnya.

Wilayah Bekasi khususnya merupakan daerah yang ada di sekitaran Stasiun dahulu ialah lokasi rawa atau dekat dengan kali Bekasi. Ia juga mengatakan bahwa Stasiun Bekasi ke kali Bekasi itu memiliki bentuk daratan jika banjir ada sistem darainses bisa masuk ke kali Bekasi ucapnya. Ali juga telah ,emerangkan bahwa potensi kebun yang ada di kota Bekasi ini terjadi pada masa kolonial yang bisa dikatakan cukup besar.

Dimana telah dibangunnya sistem transportasi karena tidak juga kepas dari kepentingan bisnis negara kolonial seperti Belanda untuk memudahkan pengiriman barang. Pada abad ke-19, Bekasi msudah menjadi sebuah area wilayah yang dikuasai oleh tuan tanah. Dimana mereka itu menyewa dan harus menghasilkan uang, melihat potensi udara untuk pertanian dan tebu pabrik gula dan perkebunan tebu.

Untuk memudahkan pengiriman barang untuk ekspor ke pulau lain juga akan harus secara cepat menyediakan kereta. Benda ini juga telah masuk sebagai benda vagar budaya karena kriteria yang dimilikinya telah memenuhi struktur bata yang diperkirakan telah berusia selama 50 tahun usianya. Jendela yang ditemukan ini juga diduga sebagai cagar budaya yang diperkirakan ada sejak zaman Belanda menduduki dan menguasai negara Indonesia.

Nah itu dia berita benda kuno terbaru yang ada di Indonesia dan memiliki beberapa hal informasi seputar masa lalu yang terjadi pada benda tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *